logo pa new

enarid
Assalamu'alaikum, Wr. Wb. || Selamat Datang di situs resmi Pengadilan Agama Ponorogo || Media Pelayanan, Transparansi dan Informasi || Tidak Korupsi, Tanpa Gratifikasi, Bebas Pungli, Pengadilan Agama Ponorogo Siap Melayani Dengan Ikhlas Sepenuh Hati, Wassalamu'alaikum, Wr. Wb

Tata Tertib Persidangan

Tata tertib Persidangan berdasarkan PERMA Nomor 6 Tahun 2020 tentang Protokol Persidangan dan Keamanan Dalam Lingkungan Peradilan
Tata Tertib Persidangan

Program Prioritas Badilag

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama telah menetapkan program prioritas Tahun 2025 menuju peradilan agama modern berkelas dunia
Program Prioritas Badilag

Pencanangan Zona Integritas

Video pencanangan pembangunan Zona Integritas Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Ponorogo. Adalah upaya untuk mewujudkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)
Pencanangan Zona Integritas

SIWAS

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
SIWAS

Pendaftaran Melalui E-court

Adalah layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Pendaftaran Perkara Secara Online, Mendapatkan Taksiran Panjar Biaya Perkara secara online, Pembayaran secara online dan Pemanggilan yang dilakukan dengan saluran elektronik.
Pendaftaran Melalui E-court

 

                 
siwas
   sipp    biaya perkara    dirput    gugatan mandiri
               
Warok web   alip new2   sibaba   Atara new   Banner PTSP Online new
                 

 


 

Amalan new

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Kawasan ZI newxx
  • e court
  • Posbakum
  • Prodeo
  • STOP Calo

on . Dilihat: 512

PA Ponorogo Mengikuti Webinar
“Kepemimpinan Hakim Perempuan dan Peningkatan Keanekaragaman di Peradilan”

 

www.pa-ponorogo.go.id || Hari Rabu tanggal 27 September 2023 Panitera Pengadilan Agama Ponorogo Moh. Daroini, S.H,. M.H., dan Panitera Muda Permohonan Hj. Nilna Niamatin S.Ag., mengikuti Zoom yang bertema Temuan Kunci Survey Persepsi dan Tanrangan Hakim Perempuan Indonesia. Webinar dimulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Media Center yang diawali dengan pembukaan dari MC, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung RI. Dalam acara ini ada beberapa orang hebat yang akan menjadi pembicara, yaitu YM. Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.M, selaku Ketua MA-RI, YM. Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H, The Hon. Chief Justice Will Alstegren dari FCFCOA, Dr. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H, selaku Ketua Pengadilan Tinggi Bandung dan Dra. Hj. Lelita Dewi S.H., M.Hum, selaku Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Kep. Riau. Semua pembicara tersebut akan memberikan materi yang berbeda-beda pada setiap presentasinya.

Presentasi yang pertama oleh YM. Hj. Lulik Tri Cahyaningrum, S.H., M.H. Beliau mengusung tema “Temuan Kunci Survey Persepsi dan Tantangan Hakim Perempuan Indonesia”. Dalam presentasinya beliau menjelaskan beberapa alasan mengapa hakim laki-laki lebih banyak dipromosikan menjadi wakil ketua daro pada hakim perempuan. Adapun alasannya yaitu jumlah hakim laki-laki lebih banyak daripada hakim perempuan, secara umum hakim laki-laki lebih siap menjadi pimpinan, hakim laki-laki lebih siap ditempatkan di pengadilan manapun, hakim laki-laki 10% lebih banyak mengikuti uji kepatutan dan kelayakan, hakim perempuan memiliki tanggung jawab domestik (keluarga), dan 7% hakim perempuan tidak mendapatkan ijin suami ikut fit & proper test.

Presentasi yang kedua oleh The Hon. Chief Justice Will Alstegren dari FCFCOA. Beliau menyampaikan tentang keberagaman yang lebih besar dalam sistem Peradilan. Keberagaman adalah sebuah kekuatan baik di tingkat pengadilan maupun di bidang hukum secara umum. Dalam pengumpulan data yang lebih baik mengenai keberagaman peradilan akan membantu mengidentifikasi potensi hambatan dalam penunjukan. Hal ini juga akan memungkinkan kita untuk lebih memahami mengenai kelebihan atau kekurangan keterwakilan kelompok masyarakat tertentu di lembaga peradilan.

Pembicara yang ketiga yakni dari Dra. Hj. Lelita Dewi S.H., M.Hum, selaku Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Kep. Riau. Beliau menyampaikan keberagaman sistem peradilan menuju Peradilan Agama Inklusif yang meliputi antara lain Pembaharuan Peradilan, Kebijakan strategis Dirjen Badilag, Tata kelola lembaga menuju peradilan Inklusif dan Keberagaman dalam sistem peradilan. Jumlah hakim di Lingkungan Peradilan Agama per 26 September 2023 yaitu 2071 orang, 1296 Hakim Laki-Laki dan 77 Hakim perempuan. Peran Pimpinan Hakiim Perempuan di Pengadilan yaitu : 1) Meningkatkan akses keadilan dan kesetaraan. 2) menciptakan inovasi-inovasi pelayanan yang bersentuhan dengan kebutuhan perempuan dan anak. 3) mendorong menginternalisasikan dan mengimplementasikan Perma Nomor 3 tahun 2017 dan Perma Nomor 5 Tahun 2019, serta Perma Tahun 2022 khususnya memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak. 4) Dapat mengajudikasi perkara-perkara yang berkaitan dengan perempuan dan anak. 5) Management satuan kerja yang akan mengakselerasi perpaduan watak keibuan dengan sikap profesional dan integritasnya akan dapat menggerakkan satuan kerja yang dipimpinnya untuk mencapai visi dan misi organisasi.

Kesimpulan yang dapat diambil dalam webinar ini yaitu Hakim perempuan telah diberikan kesempatan yang seluas-luasnya oleh Mahkamah Agung khususnya Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama untuk mengambil peran sebagai pimpinan demi terwujudnya keberagaman pimpinan di pengadilan. Hambatan dan tantangan bagi Perempuan menjadi pimpinan lebih disebabkan datang dari hakim perempuan sendiri. Kehadiran suatu himpunan Hakim perempuan diperlukan agar hakim perempuan dengan sesamanya dapat merefleksikan pengalam dan berbagi kisah tentang keberhasilan dan perjuangannya yang dpat memberikan semangat, motivasi dan menjadi coach atau role model bagi hakim perempuan lainnya. (RF2)

Add comment


Security code
Refresh

  • Profil PA
  • Layanan E-Court
  • Layanan Disabilitas
  • EAC
  • IKPA Semester II
  • Pengajuan SPM Gaji Induk
  • Pelaporan Perkara fix1
  • IKPA 04 fix1
  • Kinsatker E Keuangan fix1
  • Kategori IKPA Semester II 2025 Dengan Nilai 100
  • Kategori Tingkat Akurasi dan Kecepatan Pengajuan SPM Gaji Induk Tahun 2025
  • Juara I Kategori Kinerja Pelaporan Perkara
  • Juara II Kategori Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) DIPA 04 Pagu Kecil
  • Juara II Kategori Kinerja Kinsatker (E-Keuangan)

   pengaduan   simari   komdanas   dirput   sikep   abs   lpse   jdih   perpustakaan